Jumat, 17 Januari 2014

Bagian - bagian Motherboard

Bagian - bagian Motherboard
 
Penjelasan Bagian Bagian Mainboard :
1) Plug 12 Volt Conector (optional)
Ini adalah tempat menancapkan kabel konector dari power suply dengan tegangan tertinggi 12 volt. Mengapa dia optional karena tidak setiap mainboard menggunakan Plug ini, tergantung produsen mainboard.

2) ATX 12V connector
Ini juga konector 12 volt yang juga sebenarnya relatif dan tidak semua mainboard menggunakannya.
 
 
3) Switch.

4) Socket CPU
Socket CPU adalah dimana Processor nantinya akan dipasang. Socket ini sangat tergantung pada tipe processor yang digunakan. Beberapa jenis socket/slot yang pernah dan sekaran digunakan yaitu :

- Slot 1 digunakan untuk Processor Pentium II dan III
- Slot 2 digunakan untuk Processor Pentium II Xeon
- Socket 7 digunakan untuk Processor Pentium MMX
- Socket A digunakan untuk Processor AMD
- Socket 370 digunakan untuk Processor Pentium III dan CeleronTM
- Socket 478 digunakan untuk Processor Pentium 4
- Socket LGA 775 digunakan untuk Processor Pentium 4 tipe LGA 775.

 
5) IC controller Memory utama.
Dalam prakteknya sering disebut IC chipset yaitu Northbridge yang tugas utamanya adalah mengontrol dan mensinergikan kesesuaian kinerja processor dengan memory utama, slot AGP, dan slot PCI.

 
6) Socket DIMM DDR Memory
Biasa juga disebut sebagai slot memory yaitu tempat untuk meletakkan memory. Jenis socket ini akan beragam sesuai dengan jenis yang di inginkan oleh produsen pembuat mainboard.
 
 
 
7) Socket FDD.
Di Indonesia dikenal dengan socket disket. Socket ini sudah jarang digunakan namun sampai kini masih belum dihapus dari pasaran.
 
8) ATX Power Conector
Merupakan konektor utama power suply ke mainboard. Konector ini juga sudah beragam sesuai kebutuhan mainboard. Ada yang ada yang jumlah kabelnya 2 X 10 dan kebanyakan mainboard sekarang menggunakan 2 X 12 pin.
 
9) Chip controller I/O
Sering disebut chipset southbridge yaitu sebuah IC controller yang tugasnya mengatur/mengontrol lalulintas data/kinerja pada slot IDE, DMA, USB dan interupt.
 
 
 
 
 
 10) Socket IDE
Socket ini biasa juga disebut Interface IDE digunakan untuk menghubungkan beberapa komponen dengan mainboard misalnya Harddisk, CD Rom dal lain-lain. Terdiri dari 40 pin.
 
 
11) Switch.
 
12) ROM BIOS.
Singkatan dari Read Only Memory artinya hanya bisa dibaca isinya. ROM ( Read Only Memory ). Sesuai dengan namanya maka memory ini hanya bisa dibaca datanya dan tidak bisa dirubah. Yang menulis data dalam memory ini adalah pabrik pembuatnya. Memory ini biasanya terdapat pada BIOS (Basic Input/Output System) atau kita kenal
sebagai ROM BIOS. Perlu dicatat bahwa IC BIOS ini dikendalikan dari sebuah bateray yang bentuknya kecil pipih yang biasa disebut bateray BIOS.
 
13) IC Controller.
 
 
IC ini adalah keping chip/IC yang tugasnya mengontrol lalulintas data/informasi antara perangkat utama pada Mainboard dengan perangkat lain yang terhubung lewat socket ekspansi

 
 
 
 
 
14) LED indikator stand by.
LED standby biasanya langsung menyala ketika komputer terhubung dengan listrik walaupun komputer belum dijalankan.


15) IC Audio controller.
Pada mainboard dengan sistem audio onboard, IC ini bertugas mengatur oudio output dari mainboard.

16) Slot PCI.
PCI adalah singkatan dari Pheriperal Component Interconnect. Slot PCI merupakan saluran 32 bit dan 64 bit atau lebih yang menhubungkan langsung perangkat tambahan yang melekat padanya dengan CPU pada Mainboard. Slot ini ciri khasnya dalah berwarna putih. Beberapa perangkat yang biasa melekat pada slot PCI adalah VGA card, Sound Card, TV card, Video capture dan modem.
 
 
 
 
 
17) IC controller I/O (lihat penjelasan no 13)

18) LED indikator AGP
LED ini adalah penanda bekerja tidaknya VGA card yang melekat pada slot VGA. Ini sifatnya optional artinya tidak semua mainboard menggunakannya.

19) Slot AGP.
Slot ini adalah tempat melekatnya VGA card namun saat ini sudah mulai jarang dipakai dan VGA card beralih kembali ke slot PCI (PCI Express) Slot AGP selalu berwarna coklat.
 

20) PS/2 mouse port.
 
Port ini menghubungkan antara mouse dengan mainboard. Dengan semakin meluasnya penggunaan USB maka sekarang mouse juga bisa digunakan melalui USB. Ciri khas port PS/2 adalah berwarna hijau.
 
21) Paralel port.
Paralel port biasanya terdiri dari 26 pin/jalur walaupun yang digunakan umumnya 25 pin saja. Port ini digunakan untuk mengirim data secara bersamaan melalui sebuah bus kabel. Paralel port mengirim data 8 bit (1 byte) secara bersamaan dan biasanya kemampuan port ini adalah 50-100 KB/second.

22) Line in socket.
Ini adalah tempat memasukkan audio dari luar menuju ke komputer dengan sebuah jack yang ditancapkan dalam socket ini.

23) Line out socket (kebalikan dari line in socket)

24) Socket mikrophone
 
25) USB Port 1 dan 2.
Universal Serial Bus merupakan socket untuk menghubungkan komputer dengan perangkat tambahan dari luar misalnya flashdisk. Port ini bisa mentransfer data sebesar 40 MBps.

26) Serial port.
Boleh dikata terbalik dengan paralel port karena serial port mengirim data secara berurut/bersusun. Terdiri dari 10 pin tetapi yang digunakan hanya 9 pin. Port ini bisa mentransmisi data hingga 460 Kb/detik.
 

 
 
27) USB Port 3 dan 4

28) Keyboard port.
Adalah port untuk menghubungkan mainboard dengan keyboard. Ciri khas dari port ini adalah berwarna ungu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar