Senin, 20 Januari 2014

SPESIFIKASI JARINGAN KOMPUTER UNTUK SERVER DAN CLIENT

SPESIFIKASI JARINGAN KOMPUTER UNTUK SERVER DAN CLIENT

Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
 1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
 a. Hardware :
Spesifikasi hardware Komputer Server untuk Billing System :
·        Prosesor Intel Dual Core (2.6 Ghz) TRAY
·        Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
Memory DDR2 V-gen 2 Gb
·        Harddisk 80 Gb Seagate/Maxtor/Samsung SATA
·        Keyboard + Mouse Simbadda
·        Casing ATX 450w + 2 FAN CPU
·        LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 17″
·        DVD-RW Samsung
Mikrotik OS :
·                     Prosesor Intel Pentium 4 (2.4 Ghz) TRAY
·                     Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
·                     Memory DDR2 V-gen 1 Gb
·                     Harddisk Seagate/Maxtor 40Gb Type IDE
·                     Casing ATX 450W + 2 FAN CPU
·                     Ethernet/LAN Card tambahan 1 buah
·                     License Mikrotik OS Level 4

 b. Software :
·        Windows XP SP2
·        Bandwith Controller / Manager
·        Billing System, dll
·        Anti Virus
·        Firewall
·        Anti Spyware, Malware, Adware


2. PC Client
                            i.       Hardware
a.              Spec Komputer Game Online
       Spesifikasi hardware Komputer Client :
·        Dual Core (2.5 Ghz) TRAY
·        Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS Memory DDR2 V-gen 2 Gb PC 5300
·        Harddisk 160 Gb Seagate/Maxtor SATA
·        Keyboard + Mouse Simbadda
·        Casing ATX 450w + 2 FAN CPU
·        LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 17″
·        VGA PCI-Express Digital Alliance 9500GT Super 1Gb DDR2 256Bit

b.              Spec Komputer Non Game
        Spesifikasi hardware Komputer Client Type A:
·      Prosesor Intel P4 (2.4 Ghz) TRAY
·      Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
·      Memory DDR2 V-gen 1 Gb
·      Harddisk 160 Gb Seagate/Maxtor/Samsung SATA/IDE
·      Keyboard + Mouse Advance
·      Casing ATX E-Case
·      LCD Monitor LG Wide Screen 17″

     Spesifikasi hardware Komputer Client Type B:
·        Prosesor Intel P4 (2.8 Ghz) TRAY
·        Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
·        Memory DDR2 V-gen 1 Gb
·        Harddisk 160 Gb Seagate/Maxtor/Samsung SATA/IDE
·        Keyboard + Mouse Simbadda
·        Casing Simbadda Sim-X 450w
·        LCD Monitor LG Wide Screen 17″


                         ii.       Software :
·        Windows XP SP2
·        Browsing Tools :             1. Internet Explorer
 2. Mozilla FireFox

·        Chatting Tools :
 1. Yahoo Messenger
 2. MiRC

·        Game Online, Example:
 1. Warcraft III
 2. Ragnarok Online
 3.Counter Strike
·        Adobe Reader
·        Anti Virus
·        Winamp
·        Microsoft Office
·        Billing System

3. Hub / Switch / Router
 Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC Client.

4.Modem
 adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP).

2.3 Topology Jaringan dan Perkabelan

Dilihat dari tiga jenis topologi jaringan yang ada yaitu topologi ring,topologi bus dan topologi star maka yang paling baik dan ekonomis digunakan untuk instalasi pada warnet adalah topologi star. Untuk penerapan Topology Jaringan STAR pada kasus diatas, disarankan pemasangan sebagai berikut:


 














Keterangan gambar :
 Kabel Merah : Kabel UTP/LAN yang menghubungkan antara Switch dengan PC client.
 Kabel Biru : Kabel yang menghubungkan antara Switch dengan PC Server.
 Kabel Hijau : Kabel Yang menghubungkan antara PC Server dengan Modem Eksternal.
Sedangkan Skema dasar Pemasangan Kable UTP pada Konektor RJ-45. Adapun urutan kabelnya adalah :
 OP – O – HP – B – BP – H – CP – C
 O=Orange; P=Putih; B=Biru; H=Hijau; C=Coklat.

Pengecekan koneksi antara PC Client dengan Switch dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut:
 1) Dengan menggunakan Tester khusus untuk Kabel LAN. Tester ini mampu mengetahui apakah koneksi kabel antara ujung yang satu dengan yang lainnya sudah terpasang dengan baik atau belum. Jika tidak mempunyai alat tersebut pengetesan bisa dilakukan dengan cara manual yang akan dijelaskan pada Nomor 2.
 2) Dengan memberi tanda pada masing-masing ujung kable dengan warna yang sama, lalu dipasang dengan penyesuaian antara nomor yang ada pada client dan nomor yang tertera pada Switch. Contoh: jika satu ujung kable dipasang pada PC client No.1 maka ujung yang lain hendaknya dipasang pada port No.1 pula pada Switch. Jika kabel tersambung dengan benar maka lampu yang terdapat pada Switch akan menyala. Jika tidak lampu tidak akan menyala atau menyala dengan tidak sempurna. Jika hal ini terjadi, maka harus dilakukan langkah-langkah pengecekan sebagai berikut:
 a. Periksa apakah Konektor RJ-45 sudah terpasang pada portnya masing-masing
 dengan benar. Pemasangan yang benar adalah jika sudah terdengar bunyi klik pada saat memasukan konektor.
 b. Periksa apakah ada kabel UTP/LAN yang bengkok hingga ada kemungkinan patah.
 c. Jika kedua langkah tadi tidak menyelesaikan masalah maka harus diakan pemasangan ulang konektor RJ-45. karena ada kemungkinan bahwa pada saat pemasangan konektor tidak semua kabel terhubung pada posisi yang benar.
 d. Jika itupun tidak menyelesaikan masalah, maka langkah yang harus dilakukan
 adalah mengganti kabel tersebut dengan yang baru. Karena ada kemungkinan ada kable yang putus didalam, yang disebabkan pada saat pemasangan kabel mengalami bengkok yang parah sehingga inti salah satu kable putus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar